Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaDaerahPOLRI

Tingkatkan Kepercayaan Publik, Kapolda Metro Jaya Buka Pelatihan Komunikasi Sosial bagi 1.211 Personel

×

Tingkatkan Kepercayaan Publik, Kapolda Metro Jaya Buka Pelatihan Komunikasi Sosial bagi 1.211 Personel

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Jakarta. Detiksatu.id – Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri membuka Pelatihan Komunikasi Sosial yang digelar di Auditorium Mutiara STIK Lemdiklat Polri, Kamis (29/1/26). Kegiatan ini digelar sebagai upaya memperkuat kapasitas personel Polri dalam membangun komunikasi, kemitraan, serta pelayanan di tengah masyarakat.

Sebanyak 1.211 personel mengikuti bimbingan teknis (Bimtek) ini. Peserta meliputi jajaran Danki dan Danton Ditsamapta, negosiator, Satbrimob, seluruh Kapolsek, Kasat dan Kanit Binmas, Pamapta Polres, hingga garda terdepan yakni seluruh Bhabinkamtibmas di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

Example 300x600

Dalam arahannya, Irjen Pol. Asep Edi Suheri menegaskan, pembinaan masyarakat merupakan fondasi utama dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Kapolda menekankan pentingnya kehadiran Polri yang tidak hanya cepat dan tegas, tetapi juga mengedepankan pendekatan humanis serta komunikasi yang tidak menyakiti hati masyarakat.

“Kepercayaan publik adalah modal utama Polri. Tanpa kepercayaan, tindakan yang benar sekalipun bisa disalahpahami. Oleh karena itu, setiap langkah kepolisian harus disampaikan dengan cara yang tepat, santun, dan tidak melukai perasaan masyarakat,” ujar Irjen Pol. Asep Edi Suheri.

Lebih lanjut, Kapolda menyoroti peran krusial fungsi Binmas dan Bhabinkamtibmas sebagai ujung tombak community policing dan problem solver di tingkat akar rumput. Di tengah keterbatasan jumlah personel, kualitas kehadiran dan efektivitas komunikasi dinilai menjadi faktor penentu keberhasilan pelayanan kepolisian.

Melalui pelatihan ini, jajaran Polda Metro Jaya diharapkan mampu menguasai strategi komunikasi publik, pendekatan persuasif, serta pengelolaan dinamika sosial secara mumpuni. Hal ini bertujuan agar potensi gangguan kamtibmas dapat dicegah sejak dini tanpa memicu resistensi dari publik.

Mengakhiri sambutannya, Irjen Pol. Asep Edi Suheri pun mengajak seluruh peserta untuk menjadikan pembinaan masyarakat sebagai investasi kepercayaan jangka panjang melalui sinergi lintas fungsi serta keselarasan pesan dan sikap kelembagaan dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan martabat Polri di mata publik.

(Red/Rezha LDD)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *