Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaNasionalPOLRI

Penuh Khidmat, Kakorlantas Polri Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Istri Jenderal Hoegeng

×

Penuh Khidmat, Kakorlantas Polri Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Istri Jenderal Hoegeng

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Bogor, Detiksatu.id – Kakorlantas Polri Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho S.H., M.Hum., menghadiri prosesi pemakaman Meriyati Roeslani Hoegeng, istri mantan Kapolri Jenderal Pol. (Purn) Hoegeng Iman Santoso. Meriyati Hoegeng meninggal dunia pada Selasa (3/2/2026) di usia 100 tahun.

Prosesi pemakaman dilaksanakan secara kebesaran Polri di Taman Pemakaman Bhakti Umum (TPBU) Giri Tama, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (4/2/2026). Upacara pemakaman dipimpin Kabaintelkam Polri Komjen Pol Yuda Gustawan.

Example 300x600

Kapolri Jenderal Pol. Drs. Listyo Sigit Prabowo M.Si., turut hadir memberikan penghormatan terakhir kepada sosok yang akrab disapa Eyang Meri tersebut, bersama jajaran pejabat utama Polri dan keluarga.

Dalam sambutannya, Komjen Pol Yuda Gustawan menyampaikan bahwa upacara pemakaman secara kebesaran Polri merupakan bentuk penghormatan dan penghargaan terakhir atas dedikasi dan pengabdian almarhumah semasa hidup.

“Atas nama pimpinan Polri, kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa memberikan ketabahan dan kesabaran kepada keluarga yang ditinggalkan,” ujarnya.

Ia menuturkan, almarhumah dikenal sebagai sosok Bhayangkari yang memiliki loyalitas dan dedikasi tinggi serta senantiasa mendharmabaktikan diri bagi kepolisian, bangsa, dan negara.

Sementara itu, putra almarhumah, Aditya Soetanto Hoegeng, menyampaikan rasa terima kasih kepada jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia atas penyelenggaraan upacara pemakaman secara kebesaran Polri tersebut.

“Pada saat ini kita semua hadir dan menyaksikan pemakaman ibunda kami tercinta, Ibu Meriyati Hoegeng. Kami menyadari bahwa manusia berasal dari Tuhan Yang Maha Kuasa dan akan kembali kepada-Nya,” kata Aditya.

Ia juga mendoakan agar seluruh pimpinan Polri dan para hadirin yang mengikuti prosesi pemakaman memperoleh amal kebaikan. Atas nama keluarga, Aditya turut memohon maaf atas segala kesalahan dan kekhilafan almarhumah semasa hidup.

Selain prosesi pemakaman, rangkaian upacara juga diisi dengan penyerahan penghargaan tanda kehormatan Bintang Bhayangkara Pratama dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Penghargaan tersebut diserahkan oleh inspektur upacara kepada perwakilan keluarga almarhumah sebagai bentuk penghormatan negara atas jasa dan keteladanan yang telah diberikan.

Sebelum dimakamkan, jenazah Eyang Meri disemayamkan di rumah duka di Depok, Jawa Barat. Upacara pelepasan jenazah juga dipimpin Kabaintelkam Polri Komjen Pol Yuda Gustawan.

(Red/Rezha LDD)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *