Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaNasionalPemerintahan

Mendagri Tito Karnavian Bongkar Pemborosan APBD: Ada Daerah Anggarkan Makan Rp1 Miliar Sehari!

×

Mendagri Tito Karnavian Bongkar Pemborosan APBD: Ada Daerah Anggarkan Makan Rp1 Miliar Sehari!

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Jakarta, Detiksatu.id – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Jenderal Pol. (Purn) Prof. Muhammad Tito Karnavian Ph.D., mengungkapkan temuan mengejutkan terkait pemborosan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Berdasarkan hasil peninjauan, ditemukan adanya daerah yang mengalokasikan anggaran makan dan minum hingga mencapai Rp1 miliar per hari.

“Kami melakukan review APBD mereka. Kita lihat mana yang boros. Masa ada anggaran makan dan minuman satu daerah bisa Rp1 miliar satu hari? Ini keterlaluan. Langsung kami potong untuk penghematan,” tegas Mendagri di Jakarta, Rabu (14/1/2026).

Example 300x600

Tito Karnavian menjelaskan bahwa Kemendagri memantau ketat APBD tingkat provinsi, sementara untuk tingkat kabupaten/kota diawasi oleh gubernur sesuai arahan pusat. Ia meminta para kepala daerah agar menghemat belanja dan manfaatkan transfer dari pusat untuk belanja berkualitas. Jangan mengalokasikan anggaran dengan nilai dilebih-lebihkan, terutama untuk kegiatan tidak perlu seperti rapat hingga perjalanan dinas.

“Belanja pemerintah harus tepat sasaran. Rapat kalau bisa melalui zoom meeting saja, tidak perlu di hotel. Jangan sampai rapat sekali dibuat sepuluh kali, atau perjalanan dinas tiga kali ditambah jadi delapan kali. Itu harus dihemat,” tambahnya.

Respons DPR RI

Temuan ini memicu reaksi keras dari parlemen. Wakil Ketua Komisi II DPR RI dari Fraksi Gerindra, Bahtra Banong, meminta pemerintah melakukan pengecekan detail hingga ke tingkat kabupaten/kota serta DPRD.

“Kami akan meminta Mendagri untuk menyisir seluruh anggaran makan dan minum ini. Bukan hanya di pemda, karena DPRD serta pemerintah kabupaten dan kota juga memiliki alokasi serupa,” ujar Bahtra, Jumat (16/1/2026).

Bahtra mengaku terkejut karena nominal tersebut dinilai tidak masuk akal untuk anggaran makan dan minum dalam sehari. Komisi II DPR RI berencana memanggil Mendagri untuk mendalami temuan tersebut sekaligus memastikan anggaran yang boros dialihkan untuk pembangunan daerah yang lebih mendesak.

“Kami di Komisi II baru mendengar hal ini. Kami ingin mengklarifikasi sekaligus menyisir kemungkinan adanya daerah lain yang melakukan pemborosan serupa,” tutupnya.

(Red/Tim FRN)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *