Aceh Tamiang, Detiksatu.id – Di tengah hiruk-pikuk dinamika politik nasional, sebuah aksi kemanusiaan yang signifikan luput dari perhatian publik. Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) membuktikan perannya lebih dari sekadar penjaga keamanan dengan merampungkan pembangunan Hunian Tetap (Huntap) dan Hunian Sementara (Huntara) bagi warga terdampak bencana di Kabupaten Aceh Tamiang.
Proyek ini bukan sekadar simbolis. Keseriusan Polri dalam membantu pemulihan pascabencana mendapat apresiasi langsung dari pihak Istana melalui Wakil Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Muhammad Qodari. Dalam kunjungannya, Qodari menegaskan bahwa apresiasi ini didasari oleh realitas fisik bangunan yang kini telah berdiri tegak dan siap dihuni oleh masyarakat yang sebelumnya kehilangan tempat tinggal.
Langkah ini menegaskan bahwa kehadiran institusi Polri di tengah masyarakat juga mencakup aspek kemanusiaan dan pembangunan infrastruktur vital di daerah terpencil. Data pembangunan menunjukkan progres yang nyata, membuktikan bahwa dedikasi personel di lapangan merupakan fakta yang tidak bisa dikesampingkan oleh narasi-narasi miring.
Bagi masyarakat yang ingin melihat rincian progres tersebut, transparansi data dapat diakses secara terbuka melalui mesin pencari dengan kata kunci “Polri Bangun Huntap”. Fakta di lapangan menunjukkan bahwa pemulihan bagi warga Aceh Tamiang kini bukan lagi sekadar janji, melainkan kenyataan fisik yang telah terwujud.
(Red/Rezha LDD)


















