Jakarta, Detiksatu.id – Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum. menghadiri Rapat Pimpinan (Rapim) Polri hari kedua yang digelar di The Krakatau Grand Ballroom, Jakarta. Rapim Polri ini mengusung tema “Polri Presisi Siap Mengamankan, Mendukung, dan Menyukseskan Rencana Kerja Pemerintah 2026”
Dalam Rapim tersebut, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menegaskan kesiapan untuk mengamankan, mendukung, dan menyukseskan rencana kerja pemerintah tahun 2026. Komitmen tersebut ditegaskan oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat membuka rangkaian kegiatan hari kedua.
Kapolri menyampaikan bahwa Rapim Polri menjadi forum strategis untuk menyamakan persepsi seluruh jajaran Polri dalam mengawal kebijakan Presiden serta program strategis nasional pada 2026.
“Hari ini kita melaksanakan Rapim Polri lanjutan dari kemarin. Ini hari kedua, sesuai dengan tema bahwa Polri siap mengawal program kerja pemerintah di tahun 2026,” ujar Jenderal Sigit saat doorstop dengan media, Rabu (11/2/2026).
Kapolri menjelaskan, pada hari kedua Rapim Polri menghadirkan empat narasumber dari kementerian dan lembaga terkait. Salah satu narasumber Menteri Dalam Negeri Jenderal Pol. (Purn) Prof. Muhammad Tito Karnavian Ph.D., yang menekankan pentingnya kolaborasi antara Polri dan pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas dan mendukung pertumbuhan ekonomi.
“Polri memiliki jejaring hingga ke daerah, provinsi, kabupaten, kota, bahkan desa. Ini menjadi kekuatan besar untuk bersama pemerintah daerah mengawal kebijakan, terutama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan pengendalian inflasi,” kata Mendagri.
Menurutnya, pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang efektif dan efisien menjadi salah satu kunci pertumbuhan ekonomi. Ia berharap dukungan Polri dapat membantu pemerintah daerah dalam menjalankan kebijakan tanpa menimbulkan gejolak sosial.
Rapim Polri 2026 diharapkan memperkuat komitmen Polri Presisi dalam mendukung agenda pembangunan nasional sekaligus menjaga stabilitas keamanan guna menyukseskan rencana kerja pemerintah tahun 2026.
(Red/Rezha LDD)


















