Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaNasionalPOLRI

Dittipidter Bareskrim Polri Minta Masyarakat Lapor Tambang Ilegal di Sumbar, Tim Khusus Diterjunkan

×

Dittipidter Bareskrim Polri Minta Masyarakat Lapor Tambang Ilegal di Sumbar, Tim Khusus Diterjunkan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Jakarta, Detiksatu.id – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri mengimbau masyarakat untuk berperan aktif melaporkan aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) atau tambang ilegal yang marak terjadi di wilayah Sumatera Barat (Sumbar).

Dirtipidter Bareskrim Polri, Brigjen Mohammad Irhamni, menegaskan bahwa pihaknya telah menyediakan saluran pengaduan khusus bagi masyarakat yang memiliki informasi terkait praktik ilegal tersebut.

Example 300x600

“Kami sudah menyediakan hotline. Nomornya sudah kami sebar dan umumkan. Kami mohon masyarakat yang punya informasi segera lapor agar kami bisa melakukan penegakan hukum secara berkeadilan,” ujar Brigjen Pol. Irhamni di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Senin (12/1/2026).

Brigjen Pol. Irhamni menambahkan, peran media sebagai kontrol sosial juga sangat krusial dalam mengungkap siapa saja pelaku di balik aktivitas yang merusak lingkungan tersebut.

“Oleh sebab itu, tolong rekan-rekan, kalaupun ada informasi siapa-siapa pelakunya, terutama kan media sebagai kontrol sosial, bisa menginformasikan ke kami,” ujar Brigjen Pol. Irhamni.

Imbauan ini disampaikan usai Irhamni menerima kunjungan anggota DPR RI Partai Gerindr asal Sumbar, Andre Rosiade. Dalam pertemuan tersebut, Andre mendesak Polri untuk menuntaskan persoalan tambang liar yang tersebar di berbagai titik, mulai dari Kabupaten Pasaman, Pasaman Barat, Sijunjung, hingga Solok Selatan.

“Kami membicarakan untuk penyelesaian kasus tambang liar yang ada di Sumatera Barat ya. Bukan hanya bicara Pasaman, tapi juga bicara Pasaman Barat, Sijunjung, dan juga Solok Selatan, dan wilayah Sumatera Barat yang lain yang banyak memiliki tambang liar Sumatera Barat, ujar Andre.

Andre menambahkan, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Bareskrim Polri telah bersepakat mengambil langkah tegas dengan menurunkan tim khusus ke Sumatera Barat.

“Pak Wakabareskrim dan juga Pak Direktur Tipidter, sudah sepakat. Beliau sudah mengirimkan tim ke Sumatera Barat untuk bekerja segera melakukan penegakan hukum dan menangkap seluruh pelaku tambang ilegal dan liar yang ada di Sumatera Barat, terang politikus Partai Gerindra ini.

Sebelumnya diberitakan, Andre mendatangi Bareskrim Polri untuk berkoordinasi terkait penanganan kasus penambangan ilegal di sejumlah wilayah Sumatera Barat. Ia menyebut, perhatian publik terhadap tambang ilegal mencuat setelah terungkapnya kasus penganiayaan terhadap Nenek Saudah di Kabupaten Pasaman.

Menurut Andre, kasus yang menimpa Nenek Saudah hanyalah bagian kecil dari persoalan besar tambang ilegal yang telah berlangsung lama dan masif di Sumatera Barat.

“Jadi kasus Nenek Saudah yang ada di Pasaman itu adalah puncak gunung es. Kita tahu beberapa tahun belakang peti penambangan emas secara ilegal di Sumatera Barat itu marak. Ada di Kabupaten Pasaman, di tempat Nenek Saudah itu, kata Andre, Senin pagi.

Lalu di Kabupaten Pasaman Barat, lalu ada Kabupaten Solok Selatan, dan juga Kabupaten Sijunjung, dan beberapa tempat lain, tambah dia.

Andre juga menilai praktik tambang ilegal tersebut sudah menjadi rahasia umum di tengah masyarakat. Aktivitas penambangan liar bahkan dilakukan di aliran sungai dan area terbuka dengan menggunakan alat berat dalam skala besar.

(Red/Rezha LDD)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *