Bandung, Detiksatu.id – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, melakukan kunjungan kerja sekaligus wisata edukasi ke Museum Geologi Bandung bersama keluarga pada awal Januari 2026. Dalam kunjungannya, Bahlil menegaskan peran vital museum berusia hampir satu abad ini sebagai pusat literasi kegeologian Nusantara.
Museum yang berdiri sejak masa kolonial sebagai Geologisch Laboratorium ini mengelola 268.643 koleksi yang terdiri dari fosil, batuan, dan mineral yang dikumpulkan sejak tahun 1850. Bahlil mengapresiasi antusiasme masyarakat yang terus meningkat terhadap sejarah geologi Indonesia.
“Tahun ini, jumlah pengunjung Museum Geologi mencapai 545.048 orang. Pada musim liburan, rata-rata kunjungan mencapai 3.000 hingga 4.000 orang per hari. Ini mencerminkan meningkatnya minat masyarakat terhadap literasi geologi melalui sarana edukasi yang inklusif,” ujar Bahlil.
Selain meninjau koleksi museum, Menteri ESDM juga melakukan konferensi video dengan para pengamat gunung api di berbagai daerah. Langkah ini dilakukan untuk memastikan pemantauan aktivitas vulkanik di seluruh Indonesia tetap optimal, terutama selama periode libur akhir tahun dan awal tahun baru 2026.
“Saya juga menyapa dan berdialog dengan para pengamat gunung api dari berbagai daerah di Indonesia melalui konferensi video. Kementerian ESDM memastikan pemantauan gunung api tetap optimal menjelang dan selama libur akhir tahun.” ujar Bahlil.
Di akhir kunjungannya, Menteri ESDM mengajak masyarakat untuk menjadikan museum sebagai destinasi pilihan keluarga. “Mari ajak anak-anak dan keluarga untuk menggali sejarah dengan berkunjung ke museum,” pungkasnya.
(Red/Rezha LDD)


















